Peta web yang lambat hampir selalu disebabkan ukuran data yang terlalu besar, bukan koneksi yang buruk. Petugas lapangan sering membuka peta di lokasi yang sinyalnya lemah, jadi ukuran berkas menjadi penentu apakah peta itu terpakai atau tidak.
Ukuran yang masih nyaman
Angka di bawah ini dari pengalaman lapangan, bukan dari spesifikasi teknis:
Geser tabel ke samping untuk melihat semua kolom →
| Ukuran data | Pengalaman pemakaian |
|---|---|
| Di bawah 1 MB | Terbuka cepat bahkan di sinyal lemah |
| 1 sampai 5 MB | Masih nyaman, perlu jeda singkat |
| 5 sampai 20 MB | Terasa berat di HP, terutama saat pertama dibuka |
| Di atas 20 MB | Sering gagal terbuka di lapangan |
Cara menekan ukuran tanpa mengorbankan ketelitian
1. Buang kolom yang tidak dipakai
Ini cara paling cepat dan paling sering terlupakan. Data dari instansi biasanya datang dengan puluhan kolom, sedangkan yang benar-benar ditampilkan di peta mungkin hanya lima. Menghapus sisanya bisa memotong ukuran hingga setengah tanpa mengubah sedikit pun bentuk petanya.
2. Sederhanakan bentuk geometri
Garis pantai atau batas yang digambar dari citra resolusi tinggi bisa punya ribuan titik, padahal pada skala tampil di HP hanya butuh sebagian kecilnya. Penyederhanaan dengan toleransi yang tepat bisa memotong ukuran hingga 70 persen, dan perbedaannya tidak terlihat di layar.
Yang perlu dijaga: pekerjaan penyederhanaan harus disimpan sebagai salinan. Berkas asli tetap utuh untuk keperluan cetak dan analisis presisi.
3. Bagi data berdasarkan wilayah atau tingkat zoom
Memuat seluruh data kabupaten sekaligus tidak efisien kalau pengguna hanya melihat satu kecamatan. Data bisa dipecah per wilayah, dan hanya bagian yang sedang dilihat yang dimuat.
4. Pakai format yang sesuai
GeoJSON nyaman dibaca tetapi boros ukuran. Untuk data yang besar, format biner seperti FlatGeobuf atau ubin vektor jauh lebih ringan. Untuk data yang jarang berubah, ubin yang sudah jadi bisa disiapkan lebih dulu.
Yang TIDAK boleh dilakukan
- Menurunkan ketelitian koordinat sampai bentuk bidangnya berubah. Data yang sudah disederhanakan terlalu jauh tidak bisa dikembalikan.
- Menghapus atribut penting hanya demi mengejar ukuran. Kolom yang tampak tidak perlu sering dibutuhkan untuk penyaringan.
- Memuat semua lapisan sekaligus di awal. Nyalakan lapisan sesuai kebutuhan.
Cara memeriksa
Sebelum diserahkan, peta kami uji di HP dengan sambungan lambat, bukan hanya di komputer kantor. Yang diperiksa: berapa lama sampai peta tampil, apakah bisa digeser dengan lancar, dan apakah masih terbuka saat sinyal turun ke tingkat paling lemah.
Ringkasnya
Peta web yang baik diukur dari apakah ia bisa dipakai di lapangan, bukan dari seberapa lengkap isinya. Data yang lengkap tapi tidak pernah berhasil dibuka tidak memberi manfaat apa pun.
